Dinginya angin menusuk pori-pori kulitku
Alunan musik keras di earphoneku
Mengingatkanku padamu
Pada suara renyah dan tawamu
Lepas dan menyejukkan hati
Tidak kulewati seharipun
Tanpa menginginkanmu untuk disini
Dengan datangynya malam
Kuingat setiap malam-malam bersamamu
Penuh canda dan kehangatan
Tidak kulewati semalampun
Tanpa memimpikanmu di pelukku
Kunantikan saat itu
Saat aku pulang bertemu denganmu
Kembali ke Indonesia
Kembali ke hangatnya senyummu
Tidak kulewati sesaatpun
Tanpa membayangkanmu bersamaku
Dinginnya angin Kembali menusuk pori-pori kulitku
menambah rindu di hatiku
Kerinduan akan dirimu
Kau yang selalu di hatiku
Wednesday, January 27, 2010
Ingat kamu
Wednesday, December 23, 2009
kangen....
entah kenapa
hati ini merasa kehilangan
akan sesosok kepribadian
yang begitu lembut
yang menemani dalam kesendirian
yang menghangatkan dikala hati membeku
hari-hari dalam kebersamaan
mungkinkah hanya tinggal kenangan belaka
canda tawa bersamamu
kini hanya penantian
tutur sapa dengan dirimu
kini hanyalah impian semata
jauh tatapan untuk bertemu
jauh kata untuk menyapa
walau jarak membentang menghalangi
namun hati menanti hadirnya dirimu
Sunday, December 6, 2009
falling in L.... w/U
ketika aku dekat sama kamu aku mrsa berdebar jantungku
dalam perasaan ini mengatakan bahwa kmu adalah utk aq
honey...aku tidk mngrti ttg ini apapun alasanya
aku hanya tau bahwa ini yg sedang terjadi
dan ketika aku melihat kamu
aku melihat semua yg telah aku cari...
honey aku tidak mgngerti perasaan ini
yg aku tau perasaan ini makin tumbuh dan tumbuh lagi
karena aku falling in L... w/u
aq berbaring terjaga dimalam hari dan brpikir ttg kmu
dilain hari aku terbangun ksepian..
aku tw kmu tidak akan pernah merasakan seprti ap yg aq rasakan saat ini
bahkan tidak peduli apa yg aq lakukan/katakan...
kmu bilang... kmu bukan untku..
bahwa aku sorang pmimpi..
aku sdh brsaha keras utk mbuat kmu melihat...
bahwa org sperti kmu yg bisa mmbuat impian saya menjadi kenyataan...
Saturday, October 24, 2009
you is my paradise^^
you know I kiss you
when asleep
you know I held you
when you dream
you know it's just you
the owner of my heart
do you know my heart is
is your heart
Know ye not in any sleep
I admire your face
then you know
you'll hear that I was so
do you know when you cry
my tears are falling tears
do you know when you hurt
The first is that I get hurt
you know it's just me
who have love for you
you know it's just me
is willing to die for you
you are an existing paradise
in my life in my reality
you, I was the Garden
say hello to the life and death
Friday, October 3, 2008
aku mencintaimu
Aku mencintaimu seperti pecandu yang cinta sabu
Aku mencintaimu seperti pejudi yang cinta dadu
Aku mencintaimu meskipun cinta kita tabu
Tapi ku tak pedul meskipun nanti aku masuk bui
Dan dunia gk bakal ngerti mereka pikir kita kawin sirih
yang penting ingin engkau ngerti bahwa demimu aku rela mati..
Aku mencintaimu seperti maling cinta mati lampu
Aku mencintaimu seperti Aa cinta istri baru....
syalala lala.......
Tuesday, September 23, 2008
Love at the first Sight
Esha Sintya Angelle namamu...
Pandangan pertama aku melihatmu..
Hati ini begitu terpaku saat memandangmu..
Sungguh aku ingin memilikimu...
Tapi, jauh mimpiku untuk memilikimu
Saat kedamaian bersamamu
Tidak seperti aku yang selalu membisu
Kamu adalah pujaan hatiku
Walau berat untuk melupakanmu
Namun namamu selalu ada dalam hatiku
Mungkinkah aku akan memilikimu..?
Betapa aku sangat mencintaimu..
Kamu telah mencuri hatiku
walaupun kamu tidak sadar akan itu
Malaikatku, berikan sayapmu kepadaku...
Agar hidup ini berarti bagiku...
Aku mencintaimu..
Bertahan untukmu
jika memang ini jalan cinta ku
ku ingin tetap tersenyum untuk mu
meski luka menyayat d stiap sisi hati ku
Lihat aku yang kini telah rapuh
ku tunggu dirimu tuk jdi milik ku seutuhnya
sungguh ku tak ingin jka hrus berbagi cinta dengan nya
kasih
ku simpan setiap tetes tangis ku
ku simpan setiap gundah hti ku
ku coba jadikan Luka ku menjadi senyumku
kU tak ingin kau terluka saat kau tau ku terluka karna cintamu
Aku di sini masih bertahan untuk mu
namun ku tak tau sampai kpan ku mampu menunggu
haruskah sampai luka ini membeku ??
ketika hati berbicara
ketika hati resah
ketika cinta bersemi
ketika asa bermekaran
kau datang menyejukkanku
saat duka tertawa
saat luka menyayat jiwa
saat kau pergi dari hidupku
aku merasa rapuh
tak kuasa ku melawan
tak kuasa ku menahan
kaulah yang terbaik untukku
Ya Allah
jika ia memang jodohku
kumohon pertemukanlah aku dengannya di lain waktu
tapi bila ia memang bukan jodohku
kumohon padaMu
berikanlah ia pendamping hidup yang tepat untuknya
yang sepertiku menyayanginya
sepertiku mencintainya
sepertiku merindukannya
dan
jika ia telah menemukan pendamping
berikanlah aku kekuatan
untuk dapat menerima semua itu…
Please ya Allah....
Wednesday, September 17, 2008
Ingat kamu
Dingin yang menusuk tulangku,
mengingatkanku pada senyum mu yang memberi cahaya pelangi.
mengirimkan kehangatan yg membuai hayalku jauh..
menerobos liku kehidupan yang curam.
yang melilit tubuhku.
dingin yg menghadirkan tetes embun,
mengingatkanku pada matamu,
yang memberi gelora kehidupan.
Mendentangkan alunan nada nan merdu.
Masuk memenuhi pendengaranku,
yang menghasilkan untaian-untaian cinta yg hanya dapat diartikan hatiku.
jangan pernah berpikir hilang dari peredaran penglihatan ku.
karena pasti kan melukai ku,
seperti pedang yang meninggalkan darah segar mengalir.
Aku tulis puisi ini,ketika pertama kali aku mengenalmu.. dimusim dingin.
Cinta Sesungguhnya
Ada sebuah kisah tentang cinta yang sebenar-benar cinta
yang dicontohkan Allah melalui kehidupan Rasul-Nya.
Pagi itu, walaupun langit telah mulai menguning, burung-burung gurun enggan mengepakkan sayap. Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbatas memberikan kutbah, "Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah
kepada-Nya. Kuwariskan dua perkara pada kalian, Al Qur'an dan sunnahku. Barang siapa mencintai sunnahku, berarti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan masuk syurga bersama-sama aku."
Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang tenang dan penuh minat menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan nafas dan tangisnya.Usman menghela nafas panjang dan
Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba. "Rasulullah akan meninggalkan kita semua,"keluh hati semua sahabat kala itu. Manusia tercinta itu, hampir selesai menunaikan tugasnya didunia. Tanda-tanda itu semakin kuat,
tatkala Ali dan Fadhal dengan cergas menangkap Rasulullah yang berkeadaan lemah dan goyah ketika turun dari mimbar. Disaat itu, kalau mampu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu. Matahari kian tinggi, tapi pintu rumah Rasulullah masih tertutup. Sedang didalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya
yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.
Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, "Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu Kemudian ia
kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?" "Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya," tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan
yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang. "Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malakul maut," kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan
tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama
menyertainya.
Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. "Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?"
Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. "Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh
kecemasan. "Engkau tidak senang mendengar khabarini?" Tanya Jibril lagi. "Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?" "Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku:
'Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril. Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh urat-urat
lehernya menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini." Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. "Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" Tanya
Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. "Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah
direnggut ajal," kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik, kerana sakit yang tidak tertahankan lagi. "Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku."Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera
mendekatkan telinganya. "Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku, peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu." Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya,dan
Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. "Ummatii, ummatii, ummatiii?" - "Umatku, umatku, umatku" Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya? Allahumma sholli 'ala
Muhammad wa baarik wa salim 'alaihi.
Betapa cintanya Rasulullah kepada kita. Cinta yang sesungguhnya tak lain hanya kepada kekasih kita Rosulullah SAW... Allahumma sholli A'ala Sayyidina Muhammad wa Aali Muhammad.
----------------------------------------------------------------
Monday, March 3, 2008
Do'aku UntukMu
Masihkah ada cintaMu
Jika aku selalu ragu terhadap semua kebesaranMu
Masihkah Kau ingatkan aku
Jika aku lupa akan janji setiaku
Maafkan aku …, Ya Rabb telah enggankan aku untuk selalu melihatMu, kemarin
Jangan biarkan aku …Yang selalu terpedaya oleh bisikan-bisikan tak berguna
Sebenarnya…Tak ada artinya kehadiranku tanpaMu
Apalah … aku!Kecuali Engkau, yang kucintai sepenuh hati!
Ya Rabb…Hanya Engkau yang selalu kulihat di ujung mataku
Sedekat udara yang selalu kuhirup …, nafasMu!
Hingga menyelusup diantara jiwa dan ragaSinarMu…, hiasi batinku terangi jalan
Ya Rabb, Cintaku! Jangan Kau palingkan wajahku pada selain kemuliaanMu
Sebab aku …, tak akan hidup tanpa bimbinganMu
Hinanya aku! Tanpa kehadiranMu didadaku
Maafkan aku! Kekasih sejatiku …
Biarkan wangiMu mengendap di jantungku
Dan aku kan selalu bisa melihatMu melalui aliran-aliran darah yang aliri ragaku
Hanya CintaMu yang kuatkan hidupku
Enggan kucintai selainMu
Maafkan segala kesalahan yang telah kulakukan…., Ya Rabb !Karena aku tahu…Kau selalu mencintaiku setulus hatiMu
Cairo, 3 maret 2008
Ayat-ayat-Mu
Aku baca dengan seksama
Setiap ayat satu per satu
Membuatku merasakan hidup yang dijanji-janjikan
Bukan hanya kata-kata saja
Sepenuh cinta datang padaku
Semua rasa yang sedang kurasakani
Terasa sejuknya
Tiada jemu terus dan terus membaca
Selama mulutku masih berucap
Selama itu ku membaca ayat-Mu
Selama darahku masih mengalirAmalan ayat-Mu tak pernah berakhir
Semuanya akan ku baca
Tanpa ada keraguanku
Semuanya membuat hidup ini
Semakin bermakna
Tiada ragu untuk amalkan ayat-Mu
Tiada lelah dan tiada berhentiIkuti jalan-Mu
Beda
Seperti air dan api
Jika aku ibarat air
Kamu ibarat apinya
Seperti siang dan malam
Jika aku ibarat siang
Kamu ibarat malamnya
Seperti gunung dan laut
Jika aku ibarat laut
Kaupun ibarat gunungnya
Kita berbeda, tapi ingin sama
Tapi kita gak bisa bersatu
Karena aku dan kamu memang berbeda
Perbedaan yang gak mungkin bersatu!
Padahal aku ingin selalu bersamamu
Namun kamu tidak mengerti..
Masih Tersisa
Masih ada yang tersisa
Dibalik pintu ruang diamku
Tersembunyi sekat-sekat tanya
Tentang rindu
Tentang cinta
Tentang doa-doa yang belum terjawab
Mungkin tak ada lagi untukku
Dia enggan menyapa anggan
Dalam kumparan waktu
Jauhnya jarak tak bergaris batas
Menunggu dalam kebisuan
Fatamorgana
Jarak itu tetap diam
Seperti ruang diamku.
Sunday, February 24, 2008
Camarku...
Kulihat embun di pagi hari,aku ingat kau terbang melayang dalam mega yang biru nan ayu. Ku pandang permadani alam jagad raya ini, aku ingat kala kau hinggap di dahanku. Duhai camar kemana kau kini, kala malam datang dan bulan menerangi alam ini,aku rindu akan belaian mu. Kala pagi menjemputku, dan terik matahari mulai hangat, aku rindu akan kicau mu. Datanglah dan hinggaplah di dahan cintaku, walaupun dahanku tak begitu rindang. Namun disisi lain? dahanku mampu beri kau cerita, suka maupun duka! walaupun semua itu tak begitu berarti bagimu. Wahai camar, aku terus berharap kau akan hinggap di dahan ku,walau dahanku mulai rapuh dan akan rapuh. Camar maukah kau menemaniku? walau dahan q dah rapuh dan kering. wahai camarku takan lupakan kicauanmu setiap pagi, sampai nafasku terhenti....I LOVE YOU FOREVER....
Lanjutkan......Aku Berjanji
Terjerit kata rinduku, Padamu kekasih hatiku, Kaulah bintang kejora indah dimalamku,
Adapun hanya mega menghadang, Bagiku kau tetap terindah. Beribu bunga tawarkan cinta Hatiku dalam genggamanmu, Walau alam pun kan musnah Kutetap setia menanti dirimu. Menggenggam sepenuhnya asmara yang kian meronta Diatas cintaku.......Aku menjanjikan diri Bersumpah setia kepadamu. Dan kuingin kau pun tahu Besar cintaku mengalahkan besarnya dunia.
Aku mencintai Seperti insan - insan yang lain, dan Aku juga ingin disayangi tanpa hinaanTanpa sesalan yang membebankan.........Aku menjanjikan diri Bersumpah setia kepadamu Dan kuingin kau pun tahu Besar cinta ku mengalahkan besarnya dunia.
Kasiiih..
Tuesday, February 19, 2008
UNTUKMU YANG KUNANTI
Andai saja ada yang rela mebawanya pergi Mungkin ia tak lagi bersedih hati Ah…rasanya ini hanya mimpi. Tapi ternyata, semuanya sungguh terjadi, Walaupun kau hanya berada dalam mimpiku.
Wednesday, July 18, 2007
Mengukur sebuah Cinta
Dalam Kitab Hayatus Shahabah, halaman 524-525 diriwayatkan kisah berikut:
Menjelang perang uhud, Abdullah bin Jahsy mengajak sahabatnya, Sa'd bin AbiWaqqash untuk berdo'a. Ajakan itu disetujui oleh Sa'd. Keduanya mulaiberdo'a. Sa'd berdo'a terlebih dahulu:
"Tuhanku, jika nanti aku berjumpa dengan musuhku, berilah aku musuh yang sangat perkasa. Aku berusaha membunuh dia dan dia pun berusaha membunuhku. Engkau berikan kemenangan kepadaku sehingga aku berhasil membunuhnya dan kemudian mengambil miliknya(sebagai rampasan perang)."Abdullah mengaminkannya.
Tiba giliran Abdullah berdo'a: Tuhanku, berilahaku musuh yang gagah perkasa. Aku berusaha membunuhnya, dan ia berusaha membunuhku. Kemudian ia memotong hidung dan telingaku. Kalau nanti aku bertemu dengan-Mu. Engkau akan bertanya, 'man jada'a anfaka wa udzunaka?'(Siapa yang telah memotong hidung dan telingamu?). Aku akan menjawab bahwa keduanya terpotong ketika aku berjuang di jalan-Mu dan jalan Rasulullah(fika wa fi rasulika). Dan Engkau, ya Allah akan berkata, "kamu benar!"(shadaqta).
Sa'd mengaminkan do'a Abdullah tersebut. Keduanya berangkat ke medan Uhuddan do'a keduanya dikabulkan oleh Allah.Sa'd bercerita kepada anaknya, "Duhai anakku, do'a Abdullah lebih baikdari pada do'aku. Di senja hari aku lihat hidung dan telinganya tergantung pada seutas tali."Kisah ini telah melukiskan sebuah cara untuk mengukur cinta kita pada Allah. Sementara banyak orang yang berdo'a agar mendapat ini dan itu,seorang pencinta sejati akan berdo'a agar dapat bertemu dengan kekasihnya sambil membawa sesuatu yang bisa dibanggakan.
Ketika di padang mahsyar nanti Allah bertanya pada anda: "Dari mana kauperoleh hartamu di dunia?" Anda akan menjawab, "harta itu kuperoleh dengan kolusi dan korupsi, dengan memalsu kuitansi, dengan mendapat cipratan komisi."Allah bertanya lagi, "apa saja yang telah engkau lakukan di dunia?""Kuhiasi hidupku dengan dosa dan nista, tak henti-hentinya kucintai indah dan gemerlapnya dunia hingga aku dipanggil menghadap-Mu." Allah dengan murka akan menjawab, "kamu benar!"Bandingkan dengan seorang hamba lain yang ketika di padang mahsyar berkatapada Allah: "Telah kutahan lapar dan dahaga di dunia, telah kubasahi bibirku dengan dzikir, dan telah kucurahkan waktu dan tenagaku untukkeagungan nama-Mu, telah kuhiasi malamku dengan ayat suci-Mu dan telah kuletakkan dahiku di tikar sembahyang bersujud di kaki kebesaran-Mu.
"Dan Allah akan menjawab, "kamu benar!"Duhai.... adakah kebahagian yang lebih dari itu; ketika seorang hambamenceritakan amal-nya dan Allah akan membenarkannya.Maukah kita pulang nanti ke kampung akherat dengan membawa amal yang bisakita banggakan? Maukah kita temui "kekasih" kita sambil membawa amalan yang akan menyenangkan-Nya?
My Blog List
-
i'm back! keluh kesah ART!13 years ago
-
Selamat Datang di Web - Blog Antena Bugil15 years ago
-